Monday, February 27, 2017

Kerangka Acuan Kerja Aplikasi Tracking Barang untuk Ekspedisi

Kerangka Acuan Kerja Aplikasi Tracking Barang untuk Ekpedisi

A. Latar Belakang
Saat ini banyak sekali orang-orang yang menggunakan jasa pengiriman barang. Jasa pengiriman barang adalah salah satu cara paling mudah untuk mengirim barang dari tempat asal ke tempat tujuan dengan cepat dan aman. Akan tetapi, meskipun kita sudah mempercayakan barang yang kita kirim ke perusahan jasa pengiriman barang, namun masih bisa terjadi kelalaian ataupun kehilangan terhadap barang yang kita kirim. Banyak sekali kasus terjadi kehilangan barang pada saat barang dalam proses kirim.

Dengan maraknya kasus tersebut, diperlukan suatu cara agar kita dapat meminimalisir terjadinya kasus tersebut kedepannya. Untuk itu diperlukan sebuah aplikasi yang dapat melacak keberadaan lokasi barang pada saat proses pengiriman barang berlangsung supaya customer pun dapat mengetahui keberadaan barangnya saat ketika sedang dikirim apakah sudah sampai atau belum.

B. Maksud dan Tujuan
Maksud : 
Membangun aplikasi untuk pelacakan pengiriman barang, sehingga memudahkan customer dan perusahaan untuk mengetahui keberadaan pengiriman barang.
Tujuan :
Tersedianya sebuah aplikasi untuk pelacakan pengiriman barang, agar meminimalisir sebuah kejadian yang tidak diinginkan baik dari pihak customer maupun pihak perusahaan seperti contohnya kehilangan barang saat pengiriman berlangsung

C. Sasaran
Sasaran yang hendak dicapai adalah tersedianya sebuah aplikasi yang dapat melacak pengiriman barang sehingga dapat memberikan laporan yang cepat dan akurat.

D. Organisasi Pengguna Jasa
PT. SiCepat Kilat

E. Sumber Pendanaan
Sumber pendanaan untuk proyek ini berasal dari dana perusahaan sendiri sebesar Rp20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah)

F. Ruang Lingkup
Ruang Lingkup Kegiatan
Ruang lingkup dari kegiatan ini meliputi :
  1. Pengembangan modul dan aplikasi untuk staff yang akan mengoperasikan hingga stakeholder agar mengetahui cara kerjanya.
  2. Penyusunan dokumentasi lengkap agar setiap kegiatan terdokumentasikan.
  3. Validasi data yang diperlukan untuk pengumpulan data ketika membangun aplikasi.
  4. Pengadaan server untuk aplikasi.
  5. Mengevaluasi proses kerja sehingga setiap stakeholder mengetahui evaluasi dari kegiatan ini
Lokasi Kegiatan
Lokasi dari kegiatan ini mencakup wilayah Kota Surabaya

Alih Pengetahuan
  1. Pengadaan training agar staff mengetahui cara pengoperasian dari aplikasi tersebut.
  2. Konsultasi terhadap pihak pengembang aplikasi.
G. Metodologi
Metodologi kegiatan Pembangunan Aplikasi Tracking Barang untuk Ekspedisi mengacu pada metode System Development Life Cycle (SDLC). Dalam metode SDLC terdapat 4+1 proses/kegiatan yaitu perencanaan sistem (Planning System), analisis sistem (System Analysis), perancangan sistem (System Design) dan Implementasi (Implementation) ditambah proses akhir pemeliharaan (Maintenance). Masalah akan didefinisikan dalam tahap-tahap perencanaan dan analisis. Solusi-solusi alternatif diidentifikasi dan dievaluasi dalam tahap desain, kemudian solusi yang terbaik diimplementasikan dan digunakan. Selama penggunaan sistem dikumpulkan umpan balik untuk melihat seberapa baik sistem mampu memecahkan masalah yang telah ditentukan. Masing-masing tahapan proses selanjutnya dijabarkan sebagai berikut:
  1. Tahap Perencanaan Sistem (System Planning) Tahap Perencanaan menyangkut studi kelayakan baik secara teknis maupun secara teknologi serta penjadualan pengembangan suatu pekerjaan sistem informasi dan atau perangkat lunak.
  2. Tahap Analisis Sistem (System Analysis) Tahap Analisis adalah proses untuk berusaha mengenali segenap permasalahan yang muncul pada pengguna dengan mendekomposisikan pada diagram kasus (use case diagram), mengenali obyek-obyek yang terlibat dalam sistem, hubungan antar obyek, alternatif solusi dan sebagainya. 
  3. Tahap Perancangan (System Design) Tahap perancangan lebih menekankan pada platform apa hasil dari tahap analisis kelak akan diimplementasikan. Aplikasi mulai dibangun sesuai framework yang telah didefinisikan. Pada tahap ini juga dilakukan proses penghalusan (Refinement) solusi yang didapat pada tahap analisis, selain menambahkan dan memodifikasi alternatif solusi lain yang akan lebih efektif/efisien bagi sistem. 
  4. Tahap Implementasi (Implementation) Tahap implementasi adalah proses mengimplementasikan perancangan sistem ke situasi yang nyata. Pada tahap ini mulai digunakan aplikasi yang sudah dibangun untuk para pengguna/ user, melalui proses training dan transfer ilmu (transfer knowledge) dari developer aplikasi kepada user. 
  5. Pemeliharaan (Maintenance) Tahap pemeliharaan merupakan bentuk evaluasi untuk memantau agar sistem informasi yang dioperasikan dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan harapan pengguna maupun organisasi yang menggunakan sistem tersebut. 
H. Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu pelaksanaan yang diharapkan agar sampai pembangunan aplikasi ini selesai adalah 45 hari kerja.
I. Kualifikasi
Kualifikasi yang akan diberikan dari perusahaan adalah :
  1. Bersedia merahasiakan data
  2. Menggunakan metode yang baik
  3. Sanggup memberi garansi
  4. Komitmen kerjasama dengan pihak pemberi kerja
  5. Komitmen terhadap pekerjaan
  6. Pengalaman minimal 1 tahun di bidang terkait
J. Tenaga Ahli
Tenaga ahli yang diperlukan sebanyak 7 orang, dengan kualifikasi sebagai berikut :
  • Minimal lulusan D3 atau sederajat di bidang teknik informatika/sistem informasi
  • Pengalaman di bidang terkait minimal 1 tahun
  • Mampu bekerjasama dalam tim
  • Mampu bekerja di bawah tekanan
  • Mampu menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang diberikan
K. Keluaran
Keluaran yang diharapkan adalah : 
  1. Aplikasi Tracking Barang
  2. Dokumentasi hasil analisis, desain, dan konfigurasi sistem (dalam bentuk softcopy dan hardcopy)
  3. Program dengan source code
  4. Manual Teknis
  5. Standard Operational Procedure
  6. Instalasi aplikasi
  7. Migrasi data
  8. Pelatihan, pendampingan, garansi, dan pemeliharaan aplikasi
L. Pelaporan
Laporan yang harus diserahkan berupa :
Laporan Pendahuluan :
  1. Rencana Kerja Menyeluruh
  2. Mobilisasi tenaga ahli dan tenaga pendukung
  3. Jadwal kegiatan
Laporan Interim : 
  1. Hasil kegiatan yang sudah dicapai
  2. Masalah pelaksanaan dan rencana solusinya
  3. Rencana baru selanjutnya
Laporan Akhir :
  1. Laporan pendahuluan
  2. Laporan mingguan
  3. Keluaran proyek
 

No comments:

Post a Comment